Postingan

Pengangkutan Sampah di Muara Angke Sudah 90 Persen

Gambar
Pembersihan sampah di sekitar Hutan Mangrove Muara Angke, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, sudah mencapai 90 persen atau 116 ton. Pemerintah Provinsi DKI memprediksi pembersihan sampah selesai pada Minggu, 25 Maret 2018. "Sampai saat ini sudah 116 ton sampah yang telah diangkut," kata Kasudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Yusen Hardiman, Sabtu (24/3/2018) . Menurut dia, pembersihan sampah ini melibatkan instansi terkait dan mengerahkan dua alat berat. Oleh karena itu, pengangkutan sampah bisa diselesaikan dengan cepat. "Saat ini sudah 90 persen. Hari ini petugas masih membersihkan. Ditargetkan besok selesai," ujar Yusen, seperti dilansir dari Berita Jakarta. Sebelumnya, pembersihan sampah Muara Angk e ini dilakukan sejak Sabtu 17 Maret 2018. Setelah sampah terangkut, Pemprov DKI Jakarta akan menanam kembali pohon mangrove di kawasan itu. Target Anies Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pembersihan lautan sampah di kawasan ...

Jokowi Berkaus Kuning Ketemu Airlangga, Golkar: Silakan Masyarakat Nilai

Gambar
Partai Golkar tidak ingin terlalu percaya diri bahwa kaus kuning yang dikenakan Presiden Jokowi saat olahraga pagi dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, adalah sinyal untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) Jokowi 2019. Golkar menyerahkan penilaian sepenuhnya pada masyarakat. "Ya silakan masyarakat menilai. Kalau Golkar yang menilai ke geeran sendiri," kata Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media dan Penggiringan Opini, Ace Hasan Syadzily di Hotel Redtop and Convention Center, Jakarta Pusat, Sabtu (24/3/2018 ). Menurut Ace, Golkar tidak akan berusaha keras mempromosikan sosok Airlangga demi menjadi cawapres Jokowi. Ia yakin, Jokowi mempunyai petimbangan yang matang. "Ya begini, soal cawapres itu sepenuhnya pada Pak Jokowi ya. Soal siap atau tidak siap, setiap kader bangsa ya harus siap ditugaskan dimana pun," ungkapnya. Anggota Komisi II DPR ini juga menjelaskan, pertemuan Airlangga dan Jokowi pagi tadi bukanlah pertemuan yang istimewa. Melainkan hanya...

Ivan Gunawan Disebut Malaikat Tak Bersayap, Kok Bisa?

Gambar
Ivan Gunawan baru-baru ini tengah memosting sebuah video berdurasi pendek di Instagram pribadinya dan sempat viral pada, Selasa 13 Februari 2018 kemarin. Dalam video tersebut, tampak seorang perempuan sedang fokus menggambar yang diduga adalah Windi, gadis penyandang difabel yang juga sempat viral beberapa waktu lalu. Yang seperti diketahui, Windi Setyoningsih, gadis difabel asal Pekalongan tersebut memang mengidolakan sosok Ivan Gunawan dan sangat ingin bertemu dengan desainer kondang Indonesia ini. Dalam unggahan video tersebut, Ivan Gunawan tampak sangat bangga melihat keahlian Windi. Terlihat jelas bagaimana Windi sangat lihai menggoreskan pensilnya membentuk motif daun di atas kertas putih. Kebanggaan Ivan Gunawan Terhadap Windi \ Tanggapan Netizen Tak sedikit netizen juga turut merasakan bangga terhadap Windi dan juga memuji kebaikan Ivan Gunawan , sang desainer kondang tersebut. Seperti yang dikatakan salah satu netizen ini. “Semoga kak Igun senantiasa menjadi jembatan un...

Pipa Gas di Depan Gedung BNN Cawang Kembali Bocor

Gambar
Pipa gas di depan Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Jalur di Jalan MT Haryono Cawang Jakarta Timur kembali bocor. Jalan pun kembali ditutup sementara. Kasio Ops Sudin Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaiman menyampaikan, bau gas kembali muncul sekitar pukul 19.06 WIB. "Iya (bocor lagi). Tapi tidak membahayakan. Petugas hanya pengamanan wilayah saja, tidak ada penyalaan," tutur Gatot saat dihubungi juraganqq.com di Jakarta, Rabu (14/3/2018). Menurut Gatot, penyebab kebocoran gas masih ditelusuri. Diduga, kembali terjadi senggolan di lokasi tambalan pipa yang sebelumnya. "Kita amankan luas radius 100 meter," jelas dia. Lima personel dikerahkan untuk penanganan gas bocor itu. Lalu lintas di lokasi sudah dialihkan dan dibantu petugas kepolisian untuk pengaturan lalin. "Lalin padat," Gatot menandaskan.

Anies ingin penataan Tanah Abang jadi solusi jangka panjang

Gambar
Pemprov DKI Jakarta berencana akan melakukan penataan tahap dua di kawasan Tanah Abang. Seperti diketahui, penataan tahap pertama dilakukan pada Desember lalu dengan menutup Jalan Jatibaru Raya untuk mengakomodir para PKL dari pukul 08.00 sampai 18.00 WIB. Saat ini penataan tahap dua masih dalam tahap perencanaan. Termasuk juga mengkaji kembali (review) penataan tahap pertama yang telah dilaksanakan. "Sedang dibahas dulu. Senin kemarin kita mereview. Ada kemarin tim kecil yang berisikan semua unsur untuk membuat perencanaan tiga aspek," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan , Selasa (27/2) di Srengseng, Jakarta Barat. Anies ingin penataan di kawasan Tanah Abang menjadi solusi jangka panjang terhadap kawasan itu. Karena itu dalam perencanaan dikaji aspek jangka pendek, jangka menengah sampai jangka panjangnya. "Karena yang perlu diberikan solusinya bukan sekadar jangka pendek tapi juga jangka panjang," ujarnya. Ia menargetkan setelah kajian rampung, perencanaa...

Soal Jl Jatibaru akan dibuka, Sandi bilang 'Jangan terlalu berharap dilakukan cepat'

Gambar
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meluruskan maksud ucapannya soal ruas Jalan Jatibaru akan kembali dibuka untuk umum. Dia menegaskan ruas jalan yang ditutup karena dampak penataan Pasar Tanah memang pasti dibuka namun tidak dalam waktu dekat karena ada pembangunan tahap dua yakni membuat Skybridge . Sebab, masih menunggu pembangunan Skybridge sebagai jembatan penghubung semua blok Pasar Tanah Abang. Ketika pembangunan selesai, maka jalan dibuka kembali. "Saya enggak bisa menjanjikan, tapi kalau membangun sky bridge akan makan waktu tiga sampai empat bulan," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/3) . "Jadi sampai sky bridge nya kelar pasti akan butuh tempat sementara bagi pedagang. Jadi jangan terlalu berharap ( Jalan Jatibaru) bisa dilakukan cepet," sambung dia. Selain buat pejalan kaki, di skybrigde nantinya akan ada pedagang yang kini berada di Jl Jatibaru. "Ya begitu, karena itu kalau dibangun nggak akan bisa kita lihat bagaimana pena...